Traffic yang bisa di kendalikan vs yang Tidak Bisa di Kendalikan (1)

  • Whatsapp

Dalam transaksi online, Traffic adalah sumber terjadinya transaksi. Jika tanpa traffic mustahil akan terjadi transaksi.
Traffic adalah jumlah kunjungan ke konten jualan Anda. Semakin besar jumlah Trafficnya maka akan semakin besar peluang terjadinya Transaksi.

Untuk itu Anda perlu mengetahui sumber-sumber Traffic. Tapi sebelum Anda mengetahui sumber-sumber Traffic maka Anda harus mengetahui dulu beberapa Istilah dibawah ini.

  1. Konten Jualan Online : Berupa Website Toko Online
  2. Traffic : Orang yang mengunjungi website Toko Online Anda
  3. Jenis Traffic : Organik dan Berbayar
  4. Sifat Traffic : Bisa di Kendalikan dan tidak bisa dikendalikan

Jika Anda berjualan di Marketplace misalnya, maka kemungkinan besar Anda akan closing, sebab Traffic Marketplace sangat tinggi sekali.

Hanya saja beberapa kerugian berjualan di Marketplace harus jadi pertimbangan Anda, misalnya Perang Harga untuk produk yang sama persis.

Oleh sebab itu jika Anda ingin tidak perang harga, Anda harus mengalihkan Penjualan ke Konten Jualan Online Anda sendiri yaitu di website Toko Online Anda.

dan Agar terjadi transaksi Anda harus mendapatkan Traffic

Anda bisa mendapatkan Traffic secara natural atau organik, atau melalui iklan di Media Sosial yang berbayar seperti menggunakan Facebook Ads.

Khusus untuk Traffic secara Natural Anda bisa Mengendalikan Traffic pada beberapa sumber Traffic sebagai berikut

  1. Data Base Kontak WA
  2. Data Base Email
  3. Data Base Akun Line
  4. Data Base Pin BBM

Pola Kerjanya seperti ini, misal kita memiliki Kontak WA sejumlah 1.000 Nomor, Anda bisa melakukan aktivitas Promosi ke 1.000 nomor tersebut dengan mengirimkan pesan penjualan Anda. Nanti dari 1.000 nomor ini kita bisa melakukan pengecekan, berapa persen yang mengunjungi konten jualan Anda. Begitu juga menggunakan data base email, line dan pin BBM.

Sementara untuk Traffic yang tidak bisa Anda kendalikan adalah traffic yang bersumber dari Media Sosial seperti Facebook, Instagram, youtube dll

Contoh¬†saat kita posting status jualan di facebook kita, kita tidak bisa memastikan diantara ribuan teman yang kita miliki, si A, si B dan si C atau teman-teman spesifik yang dapat melihat postingan kita. Kita ‘menyerahkan’ diri pada algoritma dari facebook tersebut. Begitu juga saat Anda melakukan postingan di Instagram dan Youtube.
(Tekhnis postingan yang disukai Facebook akan saya bahas di tulisan berikutnya)

Dengan mengetahui sumber traffic dan sifat trafficnya, Anda akan bisa melakukan strategi penjualan di channel online.

Saya akan jelaskan kelanjutan tema ini pada tulisan berikutnya. Dan jika Anda ingin belajar secara detail dan spesifik Anda bisa klik Gambar dibawah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *